twitter @malafly3424 weibo @malafly3424 google+ mala.clouds

Selasa, 29 Januari 2013

fanfiction


Tittle : please comeback to me,
Artour : rini nurmala rasiydhasan daemar khaan
Cast : choi hyo neul, yesung, heechul, all members super junior,,
Genre: romance,sad tentukan sendiri.

Annyeong perkenalkan nama ku choi hyo neul, tidak sebentar lagi namaku akan menjadi kim hyo neul. Beberapa menit lagi aku akan menjadi nona kim, mungkin semua orang berpikir aku adalah wanita paling beruntung di dunia ini, yah aku akan menikah dengan salah seorang penyanyi terkenal dari boyband yang terkenal di dunia kim jong woon atau yang lebih dikenal dengan yesung member sekaligus leader vocals dari Super Junior, jujur saja aku belum pernah melihatnya secara langsung, aku baru pulang dari prancis, tiba-tiba eomma mengatakan bahwa aku akan menikah, yah aku dijodohkan na pumo (orangtua ku), dengan anak kerabat dekat mereka keluarga kim.
#flashback,,
Chagi-ah ada yang ingin eomma dan appa bicarakan padamu, bicara saja eomma apa yang ingin eomma dan appa ceritakan padaku, ehmm chagi kau ingat ahjumma kim, ne arra eomma waeyo eomma menanyakan itu, begini sayang ahjumma kim ingin kau menjadi purti mereka, mwo putri? Eomma ingin aku mejadi anak mereka, bukan begitu maksud eomma chagi, ahjumma kim dan ahjussi kim ingin kau menjadi istri dari anak mereka, isrti? Maksud eomma aku akan di nikahkan dengan anak mereka, ne chagi-ah hari pernikahan, pakaian, makanan, undangan, semua sudah beres chagi. Tapi eomma, tidak ada kata tapi perkataan ku dipotong appa kau hanya perlu mengikuti semua ini hari pernikahan mu 3 hari lagi,jangan pernah melakukan hal apapun, jangan pernah membuat appa dan eommamu ini malu arro. Aku hanya tertunduk diam dan mengiyakan perkata appa dan eomma ku saja.
Aku tak mungkin bisa membantah perkata appaku, kehidupanku semua telah diatur oleh appa, kuliah di prancis, pulang ke korea,pekerjaan, berpisah dengan namja yang ku cinta jang junha, dan sekarang pernikahan,yah semuanya sudah di atur oleh appa, aku hanya menjalaninya saja.
Kembalilah kekamar mu, besok kau harus bangun pagi, untuk mencoba gaun pengantimu perintah appa, ne appa jawabku. Aku berjalan menuju kamar ku dengan sedikit lemas, sesampai dikamar, aku merebahkan tubuh ku di atas kasur, butiran-butiran air mataku mengalir semakin deras. Appa harus kah seperti ini, aku sudah menuruti semua perintah appa, tidak bisa kah soal pernikahan appa tidak mengaturnya juga.
#flashback end..
....................................................................... Skiippp ........................................................


@hari pernikahan.
Apa sudah selasai tanya eomma pada penata rias pengantinku, ne sudah nyonya choi jawabnya. Kau sangat cantik chagi-ah, kau sudah siap tanya eomma, aku coba untuk tersenyum ne eomma, geurae sebentar lagi appamu akan menjemputmu, ne eomma.
Appa pun datang menjemputku untuk menuju altar penikahan. Aku berjalan bergandengan dengan appa di depann ku tepatnya di atas altar berdiri seorang namja berambut blonde menungguku dengan wajah yang bisa di bilang dia sama sepertiku senyumnya yang dipaksakan. Jantungku berdetak dengan kecang sangat kencang, aku coba untuk tersenyum karena appa menyuruhku untuk tersenyumu. Aku melihat di sekeliling, banyak para fans dari super junior, rekan artis, wartawan,teman-teman, keluaraga besar dan members super junior yang datang pada pernikahan kami, mereka sepertinya sangat bahagia tapi tidak untuk ku dan calon na namphyeon ( suami ku). Akhirnya aku tiba di hadapan namja tu, appa memberikan tanganku padanya, dia menyambutku dengan tatapan dingin, aku hanya tertunduk dan tetap mencoba tersenyum.
............................................................................ skiippp.............................................................
Janji suci itu pun telah di ucapkan, kini aku sah menjadi ane (istri) dari kim jong woon, yesung dari super junior. Semua orang menyuruh kami untu berciuman *seperti di Film-film plaaakkk* yesung melihat kearah ku, akupun meliriknya, yesung mengubah posisinya semula kami berdampingan, sekarang kami menjadi berhadapan. Jantung ku berdetak dengan sangat cepat aku gugup benar-benar gugup. Wajah yesungpun semakin mendekat ke wajah ku, sangat dekat hingga akhirnya, iya mengecup sekilas bibirku. Sudah cukup nanti selebihnya kami akan melakukannya dikamar ucapnya sambil tertawa. Semua orang tertawa mendengar perkataannya. Aku hanya menunduk malu karena wajah ku memerah.
semua orang memberikan selamat kepada kami. Satu persatu mereka memberikan selamat pada kami berdua. Aku tak bisa menahan tangis ku ketika junha na Ein (kekasihku) mengucapkan selamat atas pernikahan ku, jaga dia baik-baik kata junha pada yesung, yesung mengiyakan perkataan junha,aku menanggis yesung hanya menatapku dengan penuh tanya. Appa menatap ku dengan penuh amarah dan dia berkata dia hanya menanggis bahagia.
Wartawan 1: apa benar kalian menikah karena dijodohkan.
Wartawan 2: apa kah kalian saling mencintai, atau kalian merasa terpaksa,,
@#@##%e#%$^&$%^@$%^$&#$^%&@#$^&$%#$^#$$$$$$$%@#$%@#$%%%
Satu persatu wartawan bertanya padaku dan yesung, aku hanya terdiam, yesung lah yang menjawab semua pertanyaan itu, iya kami di jodohkan, tapi kami saling mencintai, iya kan chagi-ah tanya padaku sambil merangkul pundakku dia tersenyum pada ku dan wartwan, aku menggangkuk dan meniyakan perkataannya.aku tau dihanya berakting sama seperti ciuman tadi.
Pesta pun berakhir tersisa hanya keluarga besar kami dan para member super junior. Mereka meperknalkan diri masing-masing, annyeong naneun leeteuk imnida, jika yesung nakal dan menyakitimu bilang saja pada oppa ne saengi, ne naneun hyo neul imnida oppa. Satu- persatu memperkenalkan diri, eehmm banyak sekali anggota kalian oppa kata ku pada mereka. Hahha mereka tertawa ini lah super junior saeng, selamat datang dikeluarga besar kami jawab kangin oppa, yesung hyung istrimu sangat cantik beruntungnya kau memilikinya, eomma bisa kah kau carikan aku yeoja seperti hyo neul-ssi ucap seorang namja yang bernama sungmin. Nanti eomma carikan untuk mu sungmin-ah ucap eomonim pada sungmin oppa.
Keluaraga ku berpamitan untuk pulang eomma dan appa memelukku, eomma menanggis dan mencium keningku, yesungie jaga hyo neul baik-baik ya, ne eomonim kata yesung. Aku antar mereka sampai depan pintu aku coba untuk tak menanggis.
para members SUJU salin bercanda gurau dengan keluraga baru ku. Tiba-tiba heechul oppa yang dari tadi sangat hyper menjadi pendiam, dan melihatku dan yesung bergantian, dia merasa ada yang jangal di antara kami. selagi semua members saling melontarkan lelucun. Heechul berdiri kajja kita pulang jangan ganggu yesung dan hyo neul malam ini, malam pengantin mereka. Kajja katanya lagi. Semua member tertawa, ne kajja kita pulang sahut shindong. Semua member pu berpamitan pulang, annyeong nikmati malam pengantin kalian berikan kami cokha ( keponakan ) yang banyak ne ucap leeteuk oppa. kyyaaa hyung kata yesung kau ini bicara apa. Hahahah leeteuk hanya tertawa dan menutup telingganya denngan kedua tangan mendengar teriakan yesung. Ohya saeng hati-hati yesung hyung itu suka meraba filtrum ( atas bibir), jadi bersiap-siap lah ucap siwon, siwon-ah kajja palli teriak heechul padanya. Aiiissshh kalian ini cepatlah pulang ke drom sana ucap yesung pada mereka.
...........................................................skiiippp..............................................................................
Aku dan yesung menaiki satu persatu anak tangga menuju kamar  yesung yang terletak dilantai 2, yesung membuka pintu kamar “masuklah katanya”. Ahh ne jawab ku aku melihat seluruh sudut kamar itu, aku ingin menganti pakaian kau tunggulah di sini katanya, aku hanya menganguk kecil aku melihat sepasang baju tidur yang ada di ranjaang, iya pun dengan sigap mengambil salah satu pakaian, di mengerutkan keningnya, melihat pakaian tidur itu, dan kemudian dia masuk kekamar mandi. Aku duduk di atas ranjang masih menggunakan gaun pengantinku, aku melihat ke semua sudut ruangan itu.
Dreeettt dreeettt dreeettt
Ada yang bergetar bukan iphoneku, aku melihat iphone yesunglah yang bergetar di layar iphonenya tertulis my chagi calling ada photo yesung dan yeoja, hatiku berdetak dan terasa sakit sekali, my chagi apa keuneun Ein ( kekasihnya). Ya tuhan ternyata yesung sudah punya Ein ( kekasih), kenapa aku merasakan sakit di sini, aku memengang dadaku yang terasa sangat sakit. Yesung keluar dari kamar mandi sudah berganti pakaian dengan baju tidurnya.
Dreetttt dreeettt iphonennya masih terus bergetar my chagi calling msih nama itu yang ada di layar iphonenya.
Yeoboseyo??
Di melihat kearahku,kau tidak ingin menganti pakaian mu hoh katanya, ah ne aku mengambil baju tidur yang ada diranjang dan dengan cepat memasuki kamar mandi,
Yeoboseyo chagi?? Aku mendengar sayup-sayup suaranya dari kamar mandi,
Aku beusaha membuka gaun pengantinku namun hasilnya nihil tanganku kurang panjang *etdaah bahasanya* untuk membuka gaun itu, aku terus mondar mandir dikamar mandi aku binggung minta bantuan siapa, harus kah aku memanggil yesung untuk membantuku,,aiissshhh tidak mungkin aigooo bagaimana ini hyo neul pobayo.
Aiiisssh kenapa dia keu nyo neun (  dia untuk permpuan ) lama sekali, dia ketiduran dikamar mandi batin yesung. Aiissh biarkan saja dia, yesung kembali merebahkan tubuhnya kekasur, dia tidak tenang, dan kembali duduk,, hyo-ah teriaknya tapi tak ada jawaban.yesung melangkah menuju kamar mandi..
Knock knock ( Tokk Tokkkk)
Hyo-ah apa yang kau lakukan didalam apa kau tertidur di sana tanya yesung,, anniyo oppa ini aku, bukan dulu pintunya pinta yesung, oh ne oppa aku menundukan kepala ku, yesung melihatku mwo? Wae kau belum menganti pakaian mu, ehhmm aku tidak bisa membuka gaun pengantin ini oppa kataku, sini biar aku bantu katanya,,kyaa bagaimana ini batin ku,, geurae oppa, dia masuk kamar mandi dan membantuku membuka gaun pengantinku, gaun pengantin ku berhasil terbuka, yesung diam sesat dan memperhatikan ku dengan seksama, oppa ghamsaminda ucapku,,yesung mengelengkan kepalanya ah ne, sambil melangkah keluar kamar mandi,, aku dengan sigap menganti pakaian ku, sebenarnya aku tak begitu nyaman dengan pakaian yang panjangnya hanya di atas lututku ini, omoo kenapa baju ini seperti ini, ini pasti ulah eomma dan eomonim, aigooo aku sangat malu memakai ini,,
Aku keluar dari kamar mandi, aku lihat yesung sudah berbaring di atas kasur, aku binggung harus melakukan apa, aku duduk tepat di sebelahnya, dan membaringkan tubuhku, hari ini sangat melelahkan, kami melewati malam pengantin kami dengan kebisuan, hanya dalam diam. Akhirnya kantuk mulai melandaku, aku pun tertidur.
............................................................skiipppp...........................................................................
Yesung PoV
Hyoneul keluar dari kamar mandi, aku masih dengan posisi ku, tiduran di atas ranjangku, hyoneul terlihat menarik-narik bajunya, sepertinya dia risih dengan pakaian yang telihat sangat mini, omo dia sangat terlihat sexy, jantungku berdegup dengan kencang, aiiisssshh perasaaan apa ini, dia semakin mendekat menghampiriku, aku memejamkan mataku, dia melihat kearahku, sudah tidur syukurlah katanya, dia pun mejatuhkan tubuh mungilnya di atas ranjang, tak lama sepertinya dia sudah tertidur.
Aku membuka mataku, dan melihat lekat-lekat wajahnya dia cantik,, #oppa ingat kau jangan sampai melakukan apapun padanya, jangan menyentuhnya, ingat kau milikiku, atau aku akan mengatakan semuanya pada eomma mu#  perkataan jiyeon berniyang di kepalaku, ne arraseo aku segera membuang jauh-jauh pikiranku. aku ingin mematikan lampu tidur, tiba-tiba ada pesan masuk
From ahjumma choi.
Yesung-ah jangan matikan lampu kamar saat tidur, hyoneul phobia gelap dia tidak akan tidur jika lampu mati,
Reply
Ne eomonim,,
Ternyata gadis ini penakut aku tersenyum, dan kembali berbaring di kasur untuk tidur.
Yesung PoV end.
Hyoneul pov.
Aku terbangun ketika pancaran matahari mulai masuk melewati jendela kamar yang menyilaukan mataku, aku mengucek-gucek mata ku, aku melihat kesebelah kananku, aku melihat yesung masih tertidur, dia sangat kelihatan kyeopta saat rambutnya berantakan, aku tersenyum melihatnya. Ia mengeliatkan tubuhnya aku pun dengan sigap bangun dari posisiku dan segera mengambil handuk, berjalan menuju kamar mandi,,
Beberapa menit kemudian aku keluar dari kamar mandi, ku lihat yesung masih tertidur pulas, aku melangkah ke meja rias aku menyisir rambutku yang panjang, kemudian aku keluar kamar menurunin satu-persatu anak tangga, terlihat abonim dan eomonim berada di ruang makan, annyeong abonim do eomonim sapaku, ah ne annyeong hyoneul-ah kemari eomonim sudah membuatkan mu roti bakar, ghamsaminda eomonim, ne chagi-ah apa tidurmu nyenyak tanya eomonim, ne eomonim.
Mana jong woon tanya abonim, masih tidur abonim sepertinya oppa kelelahan, hahahahha abonim dan eomonim tertawa, malam pengantin itu memang sangat melelahkan ucap abonim memandang eomonim. Mereka saling pandang dan tersenyum, aku tak mengerti yang mereka ucapkan, tapi aku hanya tersenyum sambil memakan roti buatan eomonim.
Hyoneul pov end,
Yesung Pov
Ehhmmm aku membuka mataku, aku lihat ke  samping ku hyoneul tak ada, aku melirik jam, omo sudah jam 09.00kst kenapa tidak ada yang membangunkan ku, hari ini aku harus mengisi acara di Music bank bersama yang lain,, kenapa dia tak membangunkan ku, aiisssh
Aku segera meraih iphone ku, dan mengirim sms untuk leeteuk hyung,,


To leeteuk hyung
Hyung, mianhae aku sepertinya akan terlambat, bisa kah kau tunngu aku.
Dreet dreettt drreeet
From leeteuk hyung
Kau tak usah datang, kau di beri cuti oleh Boss selama 3 hari, jadi bersenang-senang lah dengan istrimu yesung-ah kkkkkkkkkkkkk
To leeteuk hyung
Omo libur?? Aiiissh geurae hyung,,gomawo
Libur selama 3 hari, aigooo kenapa harus selama itu,,aku segara mengambil handuk dan pergi kekamar mandi, berselang beberpa menit aku keluar dari kamar mandi, dan mengeringkan rambut ku.
Drreeet dreeettt
From my chagi
Ooppa kau sudah bangun, kau tidak menyentuhnya bukan,, kalian tidak melakukan hal itu bukan?
Reply
Ne chagi-ah,, tenang saja ne aku tidak melakukan apa pun chagi
From my chagi
Oppa aku ingin bertemu dengan mu,, bisa kah kita bertemu,
Reply
Tidak bisa hari ini chagi-ah, aku ingin melihat aparteman hari ini besok saja ne,
From my Chagi
Oppa Jeongmal dangshini geuriwoyo ( aku sangat merindukanmu oppa),, apa kau tidak mencintaiku lagi,,
Reply
Geurae chagi-ah, eodiyeyo kita bertemu di tempat biasa saja ne,
Aku keluar kamar, menuruni satu-persatu anak tangga, terlihat eomma, appa dan hyoneul sedang mengobrol. Kenapa kau tak membangunkanku kataku pada hyoneul, sontak dia kaget karena aku tiba-tiba datang dan berkata seperti itu, hoh mianhae aku lihat kau tidur sangat pulas jadi tak berani membangunkan mu,lagi pula kau tak minta aku bangunkan katanya,, aiiissh tak bisa kah kau berinisiatif membangukanku kataku lagi,,ah jeongmal mianhae oppa katanya sambil menundukan kepalanya.
Omo sudahlah jangan ribut di meja makan, jong woon-ah duduk lah dan makan rotimu sahut eomma yang dari tadi memperhatikan ku dan hyoneul. Ne jong woon-ah jangan seperti itu pada istrimu ne tambah appa, aiiisssh geurae kataku. Aku melirik hyoneul dengan tatapan sinis, hyoneul yang melihat itu langsung menundukan kepalanya.
Eomma nanti aku akan pergi ke aparteman untuk melihat-lihat apakah semuanya sudah selesai aku memulai pembicaraan, hyoneul memandangku dengan penuh tanda tanya, hoh geurae kalu begitu ajaklah istrimu sekalian, mana tau ada yang ingin iya rubah dari aparteman kalian itu kata eomma, aiissh tak perlulah dia ikut eomma, aku sepulang dari sana ada janji dengn seseorang, plaakk appa memukul kepalaku,, appo appa teriak ku,aigoo kau ini ajaklah istrimu itu ke aparteman untuk melihat-lihat dan ajaklah di keliling korea dia baru pulang dari prancis arraseo,, ne ne geurae appa. Hyoneul-ah sekarang gantilah pakaian mu itu berdandan secantik mungkin ne kata eomma dengan lembut pada hyonel,  ne eomonim jawab hyoneul dengan tersenyum dan berjalan meninggalkan ruang makan menuju kamar untuk mengganti pakaiannya.  Aiissh sial ocehku dalam hati kalu jiyeon-ah tau aku bisa dibunuh.
Yesung Pov end..
Hyoneul Pov
Hyoneul-ah sekarang gantilah pakaian mu itu berdandan secantik mungkin ne kata eomonim,  ne eomonim jawabku, aku tersenyum dan segara berjalan menuju kamar, kulihat yesung melihatku dengan sinis.
Setiba di kamar aku membuka lemari pakaian dan memilih pakian yang ada, hingga akhirnya mataku berhenti pada dress biru shappire, aku segara menganti pakaianku dengan dress itu, aku berdandan secantik mungkin, aku tak ingin terlihat jelek saat pergi bersamanya, setelah selesai aku keluar kamar.
Omo cantik sekali kata eomonim melihatku, ghamsaminda eomonim, yesung yang tadinya sibuk dengan iphonenya melihat ke arahku ketika eomma mengatakan hal itu, dia diam sesaat dan memperhatikan ku, sudah selesai kajja kita pergi katanya. Aku menganguk kecil yang artinya aku setuju.
@dalam mobil
Aku masuk kedalam mobil yesung, duduk disebelahnya, yesung mulai mengidupkan mobil dan mengoper gigi mobil hingga akhirnya mobil pun melaju dengan kencang, yesung hanya diam dan berkonsentrai dengan setirnya, aku menatap ke keluar mobil, tak ada satu pembicaraan pun yang terjadi disana, 30 menit kemudian yesung memakirkan mobilnya di depan gedung aparteman, aku melihat kearahnya, kajja turun katanya, hoh ne sahutku.
Yesung berjalan dengan sangat cepat, sehingga membuatku harus sedikit berlari menyimbangi langkahnya, sampai di depan kamar aparteman, yesung menyuruhku masuk, apa kau suka tanyanya, aku hanya menganguk, dan hingga saat dia mengatakan ini kamar mu dan ini kamar ku, Mwo kami tidur terpisah kata ku dalam hati, aku masih memikirkan apa yag diucapkan yesung barusan, akh arra kataku, geurae tapi ingat saat eomma, appa dan kedua orangtua mu datang kita akan tidur dalam satu  kamar hanya kalu kedua orang tua kita ada, arraseo tambahnya, hoh geurae entah mengapa hanya kata-kata itu yang keluar dari bibirku, hatiku serasa di hantam ribuan ton listrik yang membuatku merasakan sakit.
Ehhmm sudah selesai melihat-lihatnya kajja kita pergi, aku akan mengantarmu ke drom katanya lagi, drom? Tanyaku. Ya drom ku dan members yang lain, appa pasti akan sangat marah kalu tau kita pulang secepat ini, jadi aku akan mengantarmu ke drom, aku ingin bertemu seseorang nanti kau akan aku jemput katanya menjelaskan maksud dan tujuannya mengantarku ke drom, kau hanya memikirkan perasaan orang tua dan dirimu saja oppa dan tak pernah memperhatikan perasaanku ucapku dalam hati,
...............................................skiippp.................................................................................
Setelah menempuh perjalanan beberpa menit sampailah kami di drom suju, dan berjalan memasuki gedung itu,
Oppa teriak seorang yeoja memanggil yesung, hoh ne chagi-ah,, dreegggg seakan ribuan bahkan jutaan ton jarum menusuk jantung dan hatiku, mataku mulai panas, tapi aku tahan air mataku, yeoja itu megelayut manja pada suamiku, yesung hanya tersenyum sepertinya dia menikmati yeoja itu bermanja-manja, aigoo aku mengalihkan padanganku dari mereka ketika yeoja itu mencium pipi suamiku, apa-apa dia kenapa dia tega melakukan hal ini didepanku. Aku hanya diam membisu seperti patung, hyo-ah tunggu lah disini atau kau naik saja ke lantai 12 dan kekamar 13 disana ada members yang lain, nanti aku akan menjemputmu, aku tetap diam, geurae kami pergi katanya, aku hanya melihati kepergian mereka tak terasa air mataku mulai membasahi pipiku. Tuhan apa yang harus aku lakukan.
Hyo-ah apa yang kau lakukan disini tanya seorang namja, aku meghapus air mataku dan memalingkan tubuhku, heechul oppa kataku, aish kenapa kau tidak naik kajja naik dan kekamar tidak takut kah kau di sini sendirian nanti kau di culik orang  katanya, dan hal itu berhasil membuatku tertawa.
Dimana yesung si kepala besar itu, ehmm di..dia pergi bersama temannya dan aku di suruh untuk menunggu di drom kalian oppa jawabku sedikit gugup, aiissh dasar kim jong woon sembarang sekali dia menitipkan istrinya di drom tak tau kah dia kalu di drom dipenuhi dengan namja mata keranjang katanya sembari tertawa. Bhuya tanya ku, akh anniyo saengi aku hanya bercanda, super junior berisikan namja yang berhati baik dan tampan sepertiku katanya,, aku tersenyum mendengar perkataannya.
Hyonel pov end.
Heechul pov
Aku baru saja pulang belanja di supermarkett yang berada tak jauh dari drom, aku melihat yesung bergandengan mesra dengan jiyeon yang aku tau adalah kekasihnya, dasar si kepala besar sudah menikah masih saja berhubungan dengan jiyeon itu aigoo sungguh menyebalkan dia gumahku, aissh biarkan saja dia kenapa aku harus ikut campur urusannya, setelah memarkir mobilku, aku turun dari mobil dan berjalan masuk ke dalam gedung, aku melihat seorang yeoja yang sepetinya aku kenal sedang matung dan sepertinya dia menangis, aigoo siapa yeoja itu, aku megingat-ingat, omona dia kan hyoneul isrti yesung, dasar anak itu jadi dia meninggalkan istrinya dan pergi dengan kekasihnya dasar kim jong woon, aku melangkah dan mendekati yeoja yang masih menangis itu.
Hyo-ah apa yang kau lakukan disini aku pura-pura bertanya, dia segara menghapus air matanya. heechul oppa katanya. aish kenapa kau tidak naik kajja naik dan kekamar tidak takut kah kau di sini sendirian nanti kau di culik orang , dan hal itu berhasil membuatnya tertawa aku merasa lega karena aku tak suka melihat seorang yeoja menanggis.
Dimana yesung si kepala besar itu aku pura-pura bertanya padahal jelas-jelas tadi aku melihat yesung bersama jiyeon, ehmm di..dia pergi bersama temannya dan aku di suruh untuk menunggu di drom kalian oppa jawabnya sedikit gugup, aiissh dasar kim jong woon sembarang sekali dia menitipkan istrinya di drom tak tau kah dia kalu di drom dipenuhi dengan namja mata keranjang kataku sembari tertawa. Bhuya tanyanya yang sedikit kaget, akh anniyo saengi aku hanya bercanda, super junior berisiakan namja yang berhati baik dan tampan sepertiku ,, dia tersenyum mendengar perkataan.
Melihat senyumnya, benar-benar membuat hatiku teduh dan seperti ada sengat-sengat listrik di dadaku, jantung ku mulai berdetak tak karuan, aiissh ada apa ini aku memukul dadaku. Hyoneul melihatku arahku waeyo oppa tanyanya dengan wajah polos, membuatnya semakin cantik dan mengemaskan, akkh anniyo sepertinya aku kelelehan, hoh biar aku bantu kau membawa belanjan mu oppa pintanya, aiiishh tak perlu saengi aku kan namja, aku lah yang seharusnya mebawa belanjaan ini bukan kau kataku. Ah gwenchana oppa katanya, aiissh tak perlu saengi.
Kini aku dan dia berada di dalam satu lift yang sama hanya kami berdua, aku memencet no 12, beberapa saat kami berdua hanya terdiam aku melihat ke arahnya aigoo dia sangat cantik bahkan lebih cantik dari jieyon, kenapa yesung harus bersikap seperti ini pada yeoja secantik dia, dasar kepala besar yang pabo. Oppa sudah sampai katanya membuat aku sadar dari lamunanku, hoh kajja kita kekamar ajakku, sesampai di pintu kamar aku memencet bel,
Ting tong- ting tong,,
Hyung kau sudah pulang sambut sungmin padaku, ekhh hyoneul-ah kau dengan siapa tanya pada hyoneul kajja masuk katanya, annyeong sapa hyoneul pada sungmin dan melakukan bow ( membungkuk kan badannya), tentu sja dia bersamaku, aiissh buka itu maksud ku hyung bantah sungmin, nado annyeong hyoneul balas sungmin  dan juga melakukan bow.
Aakkh ada hyo-ah kata donghae, ne oppa apa kalian tidak keberatan aku disini oppa tanya hyoneul pada yang lain, akkh tentu saja tidak saeng sahut leeteuk hyung yang baru saj keluar dari kamarnya. Terus di mana yesung hyung dia tidak kemari tanya ryeowook yang sepertinya sangat merindukan couplenya itu, akkh dia ada urusan sahutku dan berhasil membuat ryeowook kesal padku, hyung aku tidak bertanya padamu, kalu kau tidak percaya tanyakan saja pada hyo-ah karena ku sudah menanyakn hal itu padanya, dasaer pabo. Hoh ne oppa, yesung oppa sedang ada urusan sedikit katanya. Aku memberikan kode pada members yang lain meminta mereka untuk berkumpul di kamarku, members yang lain langsung mengerti dan mengangukan kepala mereka. Hyo-ah kau bisa memasakan, jebal masakan kan aku sesuatu ne, aku sudah bosan dengan masakan ryeowookssi itu ucap donghae, kyaa kau hyung aku tidak akn memasak mu apapun lagi kata reyowook yang kesal dengan ucapan donghae barusan, hahhhahah donghae hanya tertawa. Geurae oppa, hyo neul pun berjalan kearah dapur yang di tunjukan oleh ryeowook.
Seperti permintaan ku tadi semua members pun berkumpul di kamarku, aku pun menceritakan semua yang terjadi, merka  terdiam sesaat, itu tidak mungkin chul-ah seru hangeng yang memecahkah keheningan # kayak apa aja dipecah. Tapi itu benar kyung-ah, aiissh terus apa yang harus kita lakukan hyung tanya shindong, leeteuk hyung sebaiknya kau bicara dengan yesung, hyoneul gadis yang baik, jangan biarkan hyoneul semakin terluka dengan kelakuan yesung itu perintahku pada leeteuk hyung, dan semua member menganguk membenarkan perkaatn ku tadi, baiklah aku akan bicarakan dengannya nanti.
Heechul pov end.
Yesung pov
Aku dan jiyeon meninggalkan hyoneul sendirian, aku melihat matanya mulai memerah. Tapi aku pura-pura tak melihatnya. Kami pergi kesebuah taman yang letaknya tak begitu jauh dari drom, taman itu sepi jika pagi hari seperti ini, aku dan jiyeon biasa berkencan di tempat ini, karena tak banyak orang yang ada dan yang pasti tak ada wartawan yang mengintai kami.
Aku dan jiyeon pun duduk dibawah pohon sakura yang ada disana, aku bersandaran dipohon dan jiyeon bersandar di bahuku. Aku membelai rambutnya mesra, jiyeon memeluk pingangku. Oppa sampai kapan kita seperti ini tanyanya, bersabaran chagi, jiyeon mengangkat wajahnya dan menatapku lekat-lekat, oppa apa kau mencintai ku, ne tentu saja aku mencintaimu chagi, jiyeon medekatkan wajahnya kewajah ku tanda dia ingin menciumku, entah mengapa saat itu wajah hyoneul lah yang ada di benakku, aku dengan sigap memalingkan wajahku ke depan, sontak membuat jiyeon kaget, waeyo oppa katanya, akh mianhae chagi-ah aku harus segara pulang kerumah dan menjemput hyoneul kita bertemu lain kali saja ne kataku.
Oppa katanya manja, mianhaeyo chagi-ah jebal nanti aku di marahi eomma dan appa jika mereka tau aku meninggalkan hyoneul begitu saja, akkh arraseo katanya, apa kau ingin aku antar pulang, anniyo aku bawa mobil sendiri, bukan kah kau takut ketahuan orangtuamu jadi tak usah kau antar aku pulang katanya ketus, mianhae chagi-ah aku memeluknya dan mencium keningnya, jiyeon mengangukan kepalanya tanda setuju.
Aku pun meninggalkan jiyeon sendirian ditaman, aku tau dia memandangiku dari belakang, aku tak tega padanya, tapi dari tadi pikiranku tak ada disini, aku memikirkan hyoneul yang aku tinggalkan sendiri di lobi drom, aku dengan cepat menuju drom, apa dia masih disana tanya ku pada diriku, bodohnya aku mengapa aku meninggalkan dia sendirian sudah tau dia tidak tau daerah sini, bagaimana kalu dia hilang aigoo bagaimana ini aku bisa – bisa di bunuh appa dan eomma matilah kau yesung kutukku pada diriku sendiri
Aku sudah berada di gedung drom tapi tak melihat hyoneul disana, kemana dia apa dia sudah kekamar, aiiiisssh sial paboseyo kim jong woon matilah kau, aku segera masuk ke lif dan memencet nomor 12 di mana drom ku berada, semoga dia ada disana.
Aku sudah berada dilantai 12 dan segera berlari ke kamar 13, aku memencet bel.
Ting tong........ting tong.....................
Nuguseyo terdengar suara ryeowook, aku yesung. Akkh hyung kau datang katanya sembari membuka pintu, bogoshipo hyung, nado ryeowooki. Hyung kau kesini mau jemput hyoneul kah tanya eunhyuk padaku. Eoh ne apa dia ada disini, ada hyung tu dia lagi bermain dengan heebum dan heechul dibalkon jawab kibum yang tiba-tiba muncul dari balik sofa.
Heechul hyung kataku menyakinkan, dia mengangukan kepalaku. Sejak kapan hyoneul dan heechul hyung menjadi akrab pikirku. Yesungi panggil leeteuk hyung, ne hyung waeyo? Ada yang ingin aku tanyakan padamu sebaiknya kita bicara dikamar ku saja ne katanya. Ehhmmm baiklah hyung. Aku pun mengikuti leeteuk hyung kekamarnya. Waeyo hyung tanyaku lagi saat memasuki kmarnya. Duduklah dulu yesungi, ehhmmm apa kau masih berhubungan dengan jiyeon tanyanya. Ehmm ne hyung emang kenapa, yesungi kau sudah menikah sebaiknya kau tinggalkan dia, jika kau terus bersamanya hyoneul kan tersakiti, dia wanita yang baik yesungi, jangan sakiti dia ucap leeteuk hyung sembari memengan pundakku.
Tapi hyung  aku mencintai jiyeon, aku tak ingin menikahi hyoneul hyung, jiyeon lah yang aku cintai bukan hyoneul, kenapa aku harus meninggalkannya. Aku tau kau mencintai jiyeon tapi sekarang hyoneullah istrimu yesungi. Jika kau meninggalkan jiyeon, dia kan tersakiti hyung aku tak ingin dia sedih aku ingin bersamanya. Kau harus memilih antara jiyeon dan hyoneul yesungi, tapi jika aku boleh memberi saran lebih baik kau memilih hyoneul, jika kau tetap seperti ini maka kau yang akan menyesal nantinya yesungi ucap leeteuk hyung.
Aku pun hanya terdiam dan keluar dari kamar leeteuk, saat ku keluar aku melihat hyoneul sedang bermain bersama heebum kucing peliharaan heechul hyung. Hyo-ah kajja kita pulang ajak ku padanya. Dia melihatku lalu melihat kearah heechul hyung, heechul hyung menganggukan kepalanya dan berkata pulang lah. Geurae katanya.
Akhirnya kami pun meninngalkan drom dan pulang kerumahku, di dalam mobil aku terus memikirkan ucapan leeteuk hyung tadi. Sesekali aku melihat kearah hyoneul yang tengah sibuk memperhatikan jalan. Benar yang dikatakn leeteuk hyung mianhae hyo-ah kalau kau tersakiti dengan pernikahan kita imi kata ku dalam hati.
Yesung pov end
Hyonel pov
Saat aku tengah asik bermain dengan heebum dan heechul hyung, tiba-tiba ada yesung menhampiriku dan mengajak ku pulang. Hyo-ah Kajja kita pulang katanya. Aku binggung kapan dia datang aku melihatanya lalu melihat heechul oppa, heechul oppaa mengangukan kepalanya dan berkata pulanglah
Aku ku meniyakan perkataan yesung dan menikutinya dari belakang. Sampai di mobil aku hanya melihat ke arah jalan dan yesung juga ahaya diam sibuk dengan pikiran-pikirannya sendiri. Sesampai dirumah yesung berjalan duluan dan aku tetap mengikutinya dari belakang. Kami pulang terikanya dan  langsung pergi ke kamar dan membanting pintu dengan keras.
Aku binggung dengan sikapnya dasar namja yang aneh, benar kata donghae oppa dan eunhyuk oppa yang mengatakan dia aneh.# hyo-ah, nampeyon mu tu aneh kau tau 4d kata donghae, ne dia memang aneh tambah eunhyuk. Kalian sudah pulang tanya eomonim pada ku yang membuatku sadar dari lamunan ku tadi,, akkhh ne eomonim waeyo dengan suami mu apa kalian bertengkaar tanya, annyio eomonim dari tadi kami baik-baik saja kataku berbohong. Mian eomonim aku berbohong, tuhan maafkan aku batinku.
Apa kau mennyukai aprteman kalian tanya abonim, Aa ne abonim aku menyukainya. Appa, eomma aku pergi dulu ne terdengar suara yesung berpamitan,, mau kemana dia batinku. Jong woon-ah mau kemana lagi kau dasaar anak nakal teriak appa, tapi ucapaan abonim tidak di respon oleh yesung, hanya terdengar suara mobil yang meninggalkan rumah.
....................................................skiipp.......................................................................................
Di tempat lain yesung yang merasa frustasi pergi ke bar, untuk menenangkan pikirannya. Aiissshh aku bisa gila jika seperti ini gumahnya,. Dia memesan banyak minuman keras dengan berbagai merek, dia yang tak bisa minum menjadi mabuk karena itu.
Tiba – tiba ada yang menepuk pundaknya. Heeyy jong woon-ah apa yang kau lakukan di sini kau minum ini bukan kebiasaan mu jong woon-ah ucap namja itu, namja yang bernama kim young woon. Yesung yang mabuk hanya bisa tertidur di mejanya. Ryeowookie kemari lah teriaknya, ryeowook yang lagi memesan minuman pun menghampirinya, waeyo kangin hyung tanyanya. Mwo? Yesung hyung kenapa dia ada disini. Aiissshh itu yang ingin aku tanya kan pada mu, sepengetahuan ku yesung tidak bisa minum kenapa dia bisa disini dan mabuk lagi. Mana aku tau hyung aiggoo yesung hyung kenapa kau jadi seperti ini, kita antar pulang kerumah saja hyung,, aiiisssh mana mungkin yesung bisa di bunuh appanya jika pulang dalam keadaan begini, ya sudah kita bawa pulang ke drom saja hyung , etteohkke??.
Ahgassii mianhae kami tidak jadi pesan. A ne apa tuan ini sudah mebyar pesanannya. Geurae tuan belum tuan, tua itu dari tadi minum dan berteriak seperti orang gila apa dia teman anda, a ne kalu begitu ini uang untuk pesananya,, kami pulang dulu annyeong............
ryeowook dan kangin pun membawa pulang yesung ke drom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar